Minggu, 04 Juni 2023

Bunda Sayang : Zona 3 Day 5

 Jurnal Hari Ke 5

Ahad, 4 Juni 2023
Oleh Nur Khayati IP Semarang



Zona 3 Tema : Tahap Perkembangan Anak


Aktivitas yang dijalankan pada hari ke dua :

Kegiatan : Membuat Kolase Balon Udara

Nama : Yashfi

Usia : 3 tahun


Alhamdulillah, kegiatan hari ini sesuai yang direncanakan yaitu membuat kolase balon udara. Rencana kegiatan ini sebetulnya justru muncul dari si adik sendiri. Beberapa hari yang lalu saat itu adik sedang melihat-lihat gambar dari buku milik saya. Lalu tetiba muncullah diskusi bersama si adik

Adik : "Umi, ini apa?"

Saya : "Ini namanya balon udara adik. Jadi, balonnya ini besar, bisa dinaiki orang dan bisa terbang ke atas"

Adik : "Wah..bagus ya umi. Umi adik mau buat ini yuk umi?boleh?"

Saya : "Oo..adik mau bikin mainan ini?beneran?"

Adik : "Iyah..ayo umi. kita buat mainan balon udara"

Saya : "Oke..InsyaAllah nanti kita buat yah. Tetapi umi siapkan dulu gambar dan juga bahan-bahan lainnya".


Lalu saya carikan gambar balon udara melalui laptop. Ia sudah antusias memilih gambar mana yang hendak di print. MasyaAllah…


Melalui kegiatan stimulasi ini, ada beberapa aspek yang ingin dicapai yaitu

  • Menstimulasi motorik halus

  • Menstimulasi aspek seni dan imajinasi

  • Menstimulasi koordinasi mata dan tangan

  • Menstimulasi kekuatan otot tangan saat merobek kertas

  • Meningkatkan kognitif anak (mengenal warna-warna balon udara)

  • Meningkatkan bonding antara saya (ibu) dan anak (adik).


Alat dan Bahan yang disiapkan yaitu

  • Kertas crepe warna warni

  • kardus bekas

  • worksheet gambar balon udara atau bisa menggambar sendiri

  • lem


Cara memberikan stimulasi yaitu

  1. Mengajak anak untuk menyiapkan alat dan bahan yang digunakan

  2. Mengajak anak untuk mengucapkan basmalah sebelum memulai kegiatan

  3. Memberikan contoh ke anak untuk menyobek kertas crepe lalu menggulung kertas crepe tersebut membentuk lingkaran

  4. Mengajak anak untuk mencoba sendiri melakukan kegiatan yang sudah kita contohkan (merobek kertas crepe dan membentuknya menjadi bulatan padat)

  5. Ulangi kegiatan tersebut bersama anak. Usahakan kita juga turut serta membuatnya agar anak termotivasi ikut melakukan dari yang kita contohkan. Usahakan jangan banyak memberikan intervensi, biarkan anak membuatnya sendiri tanpa bantuan kita

  6. Mengajak anak untuk menyiapkan gambar balon udara lalu menempelkan gambar tersebut pada kardus bekas agar lebih kuat ketika nanti ditempeli dengan bulatan kertas crepe

  7. Mengajak anak untuk memberi lem pada keseluruhan permukaan balon udara

  8. Mengajak anak untuk menempelkan bulatan kertas crepe pada gambar balon udara yang sudah diberi lem

  9. Biarkan anak melakukan sendiri dan berimajinasi sesuai keinginannya

  10. Berikan apresiasi pada anak jika anak berhasil menyelesaikan kegiatan tersebut

  11. Mengajak anak untuk mengucapkan hamdalah setelah selesai 

  12. Mengajak anak untuk merapikan peralatan dan mengembalikan pada tempatnya


Hasil Observasi :

Alhamdulillah, hari ini adik sangat kooperatif sekali. Sebelum memenuhi permintaan adik untuk main di playground, kita sempatkan untuk bisa main bersama di rumah. Memenuhi pula permintaan adik untuk membuat mainan balon udara.

Alhamdulillah, banyak aspek yang sudah berkembang dengan baik.

Pertama, Motorik halus dan kekuatan otot tangan sudah berkembang baik. Saya masih ingat ramadhan kemarin saya pernah memberikan stimulasi yang sejenis hanya beda kegiatan. Iya, saat itu saya ajak membuat kolase buaya. Saat itu adik masih belum bisa merobek sendiri kertas origami. Masih butuh bantuan dari saya. Alhamdulillah, hari ini ada sudah bisa merobek kertas crepe sendiri tanpa bantuan dari saya. Bisa jadi karena ketebalan kertas yang berbeda sehingga hari ini adik bisa merobek kertas crepe dengan lancar tanpa bantuan. Nah, karena itu adik masih perlu untuk saya berikan kegiatan stimulasi yang serupa. Sedangkan kekuatan otot tangannya, alhamdulillah juga sudah berkembanh dengan baik. Adik mampu menggulung kertas crepe sendiri membentuk bulatan. Meskipun bentuknya belum sempurna lingkaran padat tetapi menurut saya ini sudah baik sesuai dengan perkembangannya. Hanya perlu repetisi stimulasi kegiatan serupa. 

Kedua, aspek kognitif, seni dan imajinasi juga sudah berkembang dengan baik. Alhamdulillah adik mampu menyusun bulatan kertas crepe tadi dengan baik, meratakan lem pada gambar balon udara serta mampu menyebutkan setiap warna yang ia pilih untuk ditempelkan pada gambar. MasyaAllah…

Ketiga, koordinasi mata dan tangan adik sudah berkembang dengan baik. Ia mampu meratakan lem tanpa bantuan saya dan menempelkan bulatan kertas crepe tanpa bantuan dari saya. 

Dari keseluruhan, menurut saya sudah baik aspek perkembangannya. Hanya saja saya perlu menjadwalkan ulang untuk merepetisi kegiatan serupa dengan modifikasi jenis kegiatan agar adik tetap tertarik untuk mencobanya kembali.


Dokumentasi :








#tantanganzona3

#tahapperkembangananak

#harike5

#bundasayang8

#institutibuprofesional

#ibuprofesionaluntukindonesia

#bersinergijadiinspirasi

#ip4id2023

Sabtu, 03 Juni 2023

Bunda Sayang : Zona 3 Day 4

 Jurnal Hari Ke 4
Sabtu, 3 Juni 2023
Oleh Nur Khayati IP Semarang



Zona 3 Tema : Tahap Perkembangan Anak


Aktivitas yang dijalankan pada hari ke dua :

Kegiatan : Membuat Susu Sendiri

Nama : Yashfi

Usia : 3 tahun


Alhamdulillah, kegiatan hari ini sesuai yang direncanakan. Meski harus ditukar dengan kegiatan hari kemarin dan esok hari. Kenapa harus di reschedule?Mengingat, hari ini adik dan mas ada les renang dan mumpung ada momen long weekend sehingga bisa melakukan stimulasi bersama abi.

Sepulang les renang, sebelum adik tidur, saya ajak si adik untuk latihan membuat susu sendiri. Mungkin kegiatan ini nampak begitu sederhana tetapi banyak aspek yang bisa kita stimulus didalamnya. Sebetulnya kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan stimulasi wet pouring di hari kamis kemarin. Jika sebelumnya, si adik masih belajar untuk menuang sesuai takaran, nah untuk kali ini adik praktik langsung ketika membuat susu sendiri. 

Ada beberapa aspek tujuan yang ingin saya capai dalam kegiatan stimulus hari ini yaitu

  • Melatih dan meningkatkan practical life skill atau kemandirian (adik bisa praktek langsung membuat susu sendiri)

  • Menstimulasi motorik halus

  • Menstimulasi koordinasi mata dan tangan

  • Menstimulasi kekuatan otot tangan saat mengaduk susu

  • Meningkatkan kognitif anak saat menakar jumlah air dan menyendok susu sesuai jumlah takaran

  • Meningkatkan bonding antara saya (ibu) dan anak (adik).


Alat dan Bahan yang disiapkan yaitu

  • susu bubuk yang biasa dikonsumsi 

  • gelas kaca atau gelas yang biasa dipakai untuk minum susu

  • nampan

  • sendok

  • air putih

  • gelas ukur

  • karet gelang

  • sedotan


Cara memberikan stimulasi yaitu

  1. Mengajak anak untuk menyiapkan alat dan bahan yang digunakan

  2. Mengajak anak mengucapkan basmalah sebelum memulai kegiatan

  3. Mengajak anak untuk menuang air sesuai tanda batas pada gelas

  4. Mengajak anak untuk mengambil susu sesuai sendok takar lalu ajak anak untuk menghitung setiap kali sudah berhasil menakar sesuai ukuran

  5. Mengajak anak untuk mengaduk susu

  6. Mempersilahkan ke anak untuk meminum susu yang sudah dibuat olehnya

  7. Memberikan apresiasi kepada si anak karena telah berhasil membuat susu sendiri

  8. Mengajak anak untuk mengucapkan hamdalah setelah selesai kegiatan

  9. Mengajak anak untuk merapikan semua peralatan dan mengembalikan pada tempatnya


Hasil Observasi :

Alhamdulillah, hari ini adik sangat kooperatif sekali. Sepulang les renang biasanya dia udah kelelahan dan minta tidur. Tetapi tadi coba saya tawarkan untuk membuat susu terlebih dahulu. MasyaAllah…dia mau dan tanpa ada drama. Si adik membantu menyiapkan yang dibutuhkan untuk membuat susu. mulai dari mengambil kaleng susu diatas meja. Meski tangannya belum sampai jangkauan, dia punya inisiatif sendiri menggunakan kursi. MasyaAllah…

Alhamdulillah, banyak aspek yang sudah berkembang dengan baik.

Pertama, Motorik halus, koordinasi mata dan tangan dan kekuatan otot sudah berkembang baik. Adik mampu memencet dispenser air tanpa bantuan saya dan memegang sendiri gelas ukur yang akan dipakai tanpa bantuan dari saya. Meski saat mengaduk masih perlu dilatih terus menerus, adik belum terlalu bisa mengaduk dengan rata. Mungkin juga karena susu bubuk dalam jumlah yang banyak jadi butuh kekuatan otot tangan yang lebih.

Kedua, kognitifnya mulai berkembang dengan baik. Saat dia menuang air sesuai tanda batas di gelas dan menakar susu yang diambil menggunakan sendok. Meski masih saya bantu agar satu sendok takar bisa terisi penuh karena memang susu bubuknya tinggal sedikit. Selain itu juga adik mampu membilang angka satu-empat sesuai instruksi berapa sendok takar yang harus dia ambil. MasyaAllah…

Sebetulnya kegiatan stimulasi ini bukan yang pertama. Beberapa kali sebelumnya saya sudah pernah mengajaknya. Tetapi banyak hal yang masih dibantu oleh saya. Alhamdulillah, hari ini adik sudah mulai mandiri. Banyak hal yang bisa dia lakukan tanpa bantuan saya. Hanya saja kegiatan ini perlu sering diulang dan dilatih agar adik semakin mahir dan semakin mandiri. MasyaAllah..barakallahu fiik adik ❤️


Dokumentasi :






#tantanganzona3

#tahapperkembangananak

#harike4

#bundasayang8

#institutibuprofesional

#ibuprofesionaluntukindonesia

#bersinergijadiinspirasi

#ip4id2023

Jumat, 02 Juni 2023

Bunda Sayang : Zona 3 Day 3

 Jurnal Hari Ke 3
Jumat, 2 Juni 2023
Oleh Nur Khayati IP Semarang



Zona 3 Tema : Tahap Perkembangan Anak


Aktivitas yang dijalankan pada hari ke dua :

Kegiatan : Bowling Kaki

Nama : Yashfi

Usia : 3 tahun


Awal direncanakan, kegiatan stimulasi hari ini adalah membuat kolase balon udara. Tetapi mengingat hari sabtu, si adik ada les renang maka rencana kegiatan saya tukar. Agar esok hari si adik tidak over stimulasi maka kegiatan esok adalah practical life membuat susu yang ditukar dengan kegiatan hari ini. Maka kegiatan hari ini yang dilakukan adalah bowling kaki.

Bowling kaki ini adalah kegiatan stimulasi yang dilakukan dengan bahan yang ada dirumah dan lebih banyak melibatkan motorik kasar. 

Ada beberapa tujuan yang ingin saya capai dari kegiatan stimulasi hari ini yaitu

  • Menstimulasi motorik kasar terutama area kaki saat menendang bola

  • Menstimulasi kekuatan otot kaki

  • Menstimulasi koordinasi mata dan kaki

  • Meningkatkan kognitif anak melalui penyebutan huruf hijaiyyah yang daya tuliskan pada paper cup

  • Meningkatkan kemampuan agama (membaca doa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan)

  • Meningkatkan bonding saya (ibu), adik, kakak dan ayah


Alat dan bahan yang disiapkan yaitu

  • Paper cup sebanyak 15 buah

  • spidol hitam

  • bola kaki 


Cara memberikan stimulasi yaitu

  1. Mengajak anak untuk membantu menyiapkan alat dan bahan

  2. Mengajak anak mengucapkan basmalah sebelum memulai kegiatan

  3. Tulis huruf hijaiyyah pada paper cup menggunakan spidol hitam (huruf hijaiyyah sesuaikan dengan kemampuan si anak)

  4. Susun paper cup menjadi bentuk piramida seperti main bowling

  5. Mengajak anak menendang bola dari jarak tertentu ke arah piramida paper cup tersebut

  6. Mengajak anak berhitung satu sampai tiga sebelum menendang bola

  7. Setelah hitungan ketiga, minta anak untuk menendang bolanya

  8. Jika anak berhasil merobohkan piramida berikan apresiasi lalu minta anak menyebutkan nama huruf hijaiyyah pada paper yang cup yang telah jatuh roboh

  9. Berikan apresiasi pada anak jika berhasil menyebutkan nama huruf hijaiyyah

  10. Mengajak anak untuk menyusun kembali paper cup yang telah roboh

  11. Mengajak anak kembali untuk menendang bola, jarak bisa diubah sesuaikan dengan kemampuan anak.


Hasil Observasi :

Alhamdulillah, hari ini adik sangat kooperatif sekali. Selepas sarapan dan mandi, ia sudah antusias untuk mengajak main. Apalagi hari ini mas libur sekolah dan abi juga libur kerja. Semakin ramai dan sangat berbinar sekali si adik. Ia juga turut membantu saya menyiapkan peralatan untuk main. Mengambil bola warna pink dan merah yang menjadi pilihannya. Banyak aspek yang sudah berkembang dengan baik.

Pertama, motorik kasar, kekuatan otot kaki dan koordinasi mata dan kaki sudah berkembang cukup baik. Adik mampu menendang bola dalam jarak tertentu yang saya mulai dari jarak terdekat hingga jarak yang cukup jauh. Meski perlu beberapa kali mencoba, tetapi adik berhasil merobohkan piramida yang dibuat.

Kedua, motorik halus dan koordinasi mata dan tangan. Awalnya saya masih ragu jika adik bisa ikut menyusun paper cup. Tetapi ternyata setelah mengamati si Mas menyusun, ternyata si adik bisa ikut menyusun paper cup. Masya Allah..

Ketiga, aspek kognitif, Alhamdulillah kemajuannya cukup baik. Adik mampu menyebutkan nama-nama huruf hijaiyah yang saya tuliskan pada paper cup. Adik mampu menyebutkan sampai huruf sa. Meskipun beberapa huruf seperti ro, ya, dza masih perlu sering diulang dan sepertinya saya perlu cari media yang lebih menyenangkan lagi untuk menstimulasi aspek ini. 

Keempat, sosial emosional juga berkembang dengan baik. Kali ini adik mau main bergantian dengan si Mas dan sabar menunggu gilirannya. Bahkan saling menyemangati saat giliran si Mas yang main. MasyaAllah..


Alhamdulillah, kegiatan stimulasi hari ini semakin ramai dan beda dari biasanya karena semua anggota keluarga bisa terlibat. Long weekend yang produktif..MasyaAllah ❤️


Dokumentasi :











#tantanganzona3

#tahapperkembangananak

#harike3

#bundasayang8

#institutibuprofesional

#ibuprofesionaluntukindonesia

#bersinergijadiinspirasi

#ip4id2023


Kamis, 01 Juni 2023

Bunda Sayang : Zona 3 Day 2

 Jurnal Hari Ke 2 
Kamis, 1 Juni 2023
Oleh Nur Khayati IP Semarang



Zona 3 Tema : Tahap Perkembangan Anak


Aktivitas yang dijalankan pada hari ke dua :

Hari ini, saya merencanakan untuk menstimulasi adik dengan bermain wet pouring. Alhamdulillah terlaksana sesuai dengan rencana.

Walaupun sebenarnya kegiatan ini sudah pernah saya berikan ke adik waktu usia dua tahun. Tetapi waktu si adik belum terlalu bisa. Akhirnya kegiatan ini coba saya berikan lagi ke adik dengan sedikit modifikasi.

Wet Pouring adalah kegiatan belajar menuang dengan media benda cair. Kegiatan ini bertujuan untuk :

  • melatih practical life skill atau kemandirian si adik, 

  • menstimulasi motorik halus, 

  • melatih kekuatan otot tangan

  • melatih koordinasi mata dan tangan

  • meningkatkan aspek kognitif si adik dalam menakar ukuran suatu benda cair

  • membangun bonding antara saya (ibu) dan si adik (anak)

Alat dan bahan yang disiapkan :

  • Gelas kaca 

  • Teko

  • Nampan

  • air 

  • pewarna makanan

  • karet gelang

  • botol

  • corong

Cara memberikan stimulasi :

  • Mengajak anak untuk membantu menyiapkan alat dan bahan

  • Mengajak anak mengucapkan basmallah terlebih dahulu sebelum memulai kegiatan

  • Mengajak anak membuat campuran air dan pewarna lalu memintanya untuk mengaduk

  • Jelaskan cara bermain dan berikan contoh cara bermainnya dengan jelas

  • Tanyakan pada anak apakah sudah memahami cara bermainnya, jika anak belum memahami, ulangi sekali lagi saat memberikan contoh

  • Minta anak melakukan kegiatan tersebut yaitu anak diminta menuang air kedalam gelas sesuai batas tanda karet gelang yang sudah tertempel di gelas 

  • Berikan apresiasi jika anak berhasil melakukannya

  • Usahakan tidak banyak intervensi saat anak melakukan kegiatan tersebut

  • Jika sudah selesai, dengan sesi pertama menggunakan gelas kaca lalu dilanjutkan dengan sesi kedua yaitu menggunakan botol

  • Jika semua kegiatan sudah selesai, ajak anak mengucapkan hamdalah dan membereskan semua peralatan.


Hasil Observasi :

Alhamdulillah, hari ini adik sangat kooperatif. Dari mulai menyiapkan peralatan si adik sudah antusias untuk membantu. Banyak aspek yang sudah berkembang dengan baik. 

Pertama, kekuatan otot tangannya dan motorik halus sudah berkembang bagus, si adik mampu memutar tutup botol pewarna sendiri tanpa bantuan saya. Lalu adik mampu memencet botol pewarna dengan maksimal sehingga pewarna bisa keluar tanpa bantuan saya juga. Tentu ini perkembangan yang cukup bagus, karena saya ingat sesi-sesi stimulasi sebelumnya terkadang adik masih kesulitan memencet. Alhamdulillah sekarang sudah bisa. Hanya saja, karena semangatnya adik pencet botol pewarna jadi terlalu banyak yang keluar..hehe 😆MasyaAllah…

Kedua, kemampuan koordinasi mata dan tangan sudah berkembang bagus. Saat mengaduk lalu menuang air dari teko ke gelas. Meski ada tumpah-tumpah, tapi menurut saya masih wajar karena usia si adik juga baru genap tiga tahun. Butuh jam terbang lagi untuk terus menstimulasi aspek ini.

Ketiga, kemampuan kognitif. Alhamdulillah, sudah mulai berkembang. Jika sebelum-sebelumnya stimulasi yang saya berikan hanya langsung menuang di gelas, belum saya berikan tanda batas ukuran menggunakan karet. Awalnya adek masih agak kesulitan. Dua kali mencoba dia masih melebihi batas tanda saat menuang air. Dia hampir putus asa dan gak mau mencoba lagi. Tetapi setelah saya berikan contoh lagi, alhamdulillah adik berhasil menuang sesuai ukuran. Alhamdulillah, kemampuan kognitif dalam menakar jumlah air yang dibutuhkan sudah mulai berkembang, tanpa bantuan saya lagi saat menuang. 

Untuk sesi selanjutnya, saya ganti gelas kaca menggunakan botol. Awalnya adik masih kesulitan. Masih saya bantu saat memegang botolnya dan masih banyak air yang tumpah. Bahkan dia sempat bilang "adek capek umi..adek gak bisa". Lalu saya tawarkan menggunakan corong agar air yang dituang tidak banyak yang tumpah. Alhamdulillah, adik mau mencoba lagi dan berhasil menuang sesuai ukuran. Meskipun masih butuh bantuan saya saat memegang botol agar botol tidak jatuh. MasyaAllah..

Sebetulnya tadi ada momen dimana adik sempat badmood dan hampir tidak mau melanjutkan kegiatan. Hal sepele, tetapi ternyata membuatnya jadi berubah ekspresi. Iyah, si adik ketumpahan air dan bajunya basah kuyup. Dan sebetulnya itu karena kesalahan saya yang tidak sengaja menumpahkan air saat memindahkan air. Akhirnya saya minta maaf lalu saya validasi emosinya. Si adik sempat bilang sedih karena bajunya basah. Lalu saya peluk dia dan saya minta maaf. Saya biarkan adik meluapkan emosinya dengan menangis. setelah mulai mereda, saya tawarkan kembali apakah si adik masih mau melanjutkan bermain, alhamdulillah si adik masih mau. MasyaAllah Barakallahu fiik adik.. ❤️


Dokumentasi :










#tantanganzona3

#tahapperkembangananak

#harike1

#bundasayang8

#institutibuprofesional

#ibuprofesionaluntukindonesia

#bersinergijadiinspirasi

#ip4id2023

Tahap Kupu - Kupu : Pekan 7

Tahap Kupu - Kupu : Pekan 7 Bismillahirrohmanirrohim... Nama : Nur Khayati Regu   : 10 Mikoriza Regional : Semarang Alhamdulillah bini'm...