Sabtu, 29 Juni 2024

NHW 3Tahap Telur - Memilih Telur Merah

 NHW 3 Tahap Telur - Memilih Telur Merah


Bismillahirrahmanirrohim...

Nama : Nur Khayati

Nama Regu : Mikoriza Regu 10

Regional : Semarang

Alhamdulillah..sudah memasuki pekan ke 3 kelas bunda cekatan batch 5. Dan memasuki NHW 3 rasanya kok semakin banyak kejutan dan tantangan. Dua kali saya menyimak diskusi terkait memilih telur merah ini. Saat live dan kemudian saya ulang untuk disimak kembali. Bukan sok rajin..etapi karena benar-benar di NHW 3 ini saya merasa perlu waktu meresapi materi dan diskusi agar tidak salah langkah. Jika kemarin di NHW 2 saya pun harus deeptalk untuk mengenal diri, ternyata di NHW 3 pun kembali saya harus deeptalk dengan diri saya sendiri. Tidak cukup hanya sekali deeptalk. Bahkan beberapa kali ketika sedang senggang, dalam hati dan pikiran saya saling mensinkronkan "betulkah ini yang menjadi prioritas saya?betulkah ini sesuatu yang penting dan mendesak bagi saya?". Berasa dihantui si telur merah..wkwkwk 🤣🤣

Lalu saya kembali teringat saat kelas matrikulasi dulu, saya pernah membuat peta belajar di Ibu Profesional. Saya juga menyelami kembali apakah ini masih relate dengan kebutuhan belajar saya saat atau tidak. Baiklah..mari saatnya kita mulai berselancar dalam NHW 3 ini... 🤩🤩

5 telur hijau yang saya pilih dari NHW 2 kemarin sebagai berikut

1. Ngobrol bareng anak dan suami

2. Jalan-jalan bareng anak dan suami

3. Main bersama/membacakan buku anak-anak

4. Menulis

5. Memasak

Dari 5 telur hijau yang sudah saya pilih dalam NHW 2 kemarin, selanjutnya saya mengumpulkam seluruh keterampilan yang saya butuhkan untuk mendukung setiap telur hijau yang saya miliki. 

Daftar keterampilan yang saya butuhkan sebagai berikut

1. Ngobrol bareng anak dan suami

Mengobrol sebetulnya hal yang mudah bukan?tetapi jika saya kembali mengingat materi di bunsay saya merasa diri saya membutuhkam beberapa keterampilan agar obrolan yang kami lakukan bisa menjadi hal yang dirindukan bukan hanya sekedar rutinitas.

  • Keterampilan komunikasi produktif
  • Keterampilan manajemen emosi
  • Keterampilan manajemen waktu
2. Jalan-jalan bareng anak dan suami

  • Keterampilan financial planing
  • Keterampilan manajemen waktu
  • Keterampilan membuat ittenary
  • Keterampilam manajemen emosi
  • Keterampilan membaca peta
  • Keterampilan fotografi dan videografi (untuk dokumentasi)

3. Main bersama/membacakan buku bersama anak-anak

  • Keterampilan stimulasi dan tumbuh kembang anak
  • Keterampilan membuat perencanaan "menu bermain atau menu belajar" atau membuat lesson plan anak usia dini dan SD
  • Keterampilan membuat evaluasi tumbuh kembang anak
  • Keterampilan membuat evaluasi pembelajaran
  • Keterampilan membuat jurnal harian anak
  • Keterampilan fotografi (untuk dokumentasi)
  • Keterampilan videografi (untuk dokumentasi)
  • Keterampilan membuat porto folio anak
  • Keterampilan read aloud
  • Keterampilan manajemen emosi
  • Keterampilan manajemen waktu
  • Keterampilan komunikasi produktif
  • Keterampilan berpikir kreatif
  • Keterampilan mencari ide bermain

4. Menulis

  • Keterampilan literasi baca dan tulis
  • Keterampilan menulis jurnal 
  • Keterampilan mengelola blog
  • Keterampilan menajemen waktu
  • Keterampilan desain (untuk blog maupun jurnal)
  • Keterampilan berpikir kreatif
  • Keterampilan menggali ide dan tema tulisan (untuk blog)

5. Memasak

  • Keterampilan financial planing
  • Keterampilan manajemen waktu
  • Keterampilan food preparation
  • Keterampilan menyusun meal plan
  • Keterampilan baking
Setelah semua keterampilan dari setiap telur hijau sudah saya tuangkan, maka tugas selanjutnya adalah mengelompokkan semua keterampilan tersebut menjadi 4 kuadran kebutuhan.

1. Kuadran 1 : Penting dan mendesak
  • Keterampilan komunikasi produktif
  • Keterampilan manajemen emosi
  • Keterampilan menulis jurnal harian
  • Keterampilan financial planing
  • Keterampilan menulis dan mengelola blog
  • Keterampilan membuat lesson plan untuk anak usia dini dan SD
  • Keterampilan literasi baca dan tulis
  • Keterampilan manajemen waktu
  • Keterampilan membuat evaluasu tumbuh kembang anak
  • Keterampilan membuat evaluasi pembelajaran
  • Keterampilan stimulasi tumbuh kembang anak

2. Kuadran 2 : Penting dan tidak mendesak
  • Keterampilan fotografi dan videografi
  • Keterampilan menggali ide dan tema tulisan
  • Keterampilan desain (untuk blog maupun jurnal)
  • Keterampian read aloud
  • Keterampilan berpikir kreatif
  • Keterampilan menyusun meal plan
  • Keterampilan food preparation

3. Kuadran 3 : Tidak penting dan mendesak
  • Keterampilan membuat porto folio
  • Keterampilan membuat ittenary
  • Keterampilan membaca peta
  • Keterampilan mencari ide bermain
4. Kuadran 4 : Tidak penting dan tidak mendesak

  • Keterampilan baking

Setelah mengelompokkan semua keterampilan ke dalam 4 kuadran kebutuhan. Tugas selanjutnya adalah memilih 5 keterampilan dalam kuadran penting dan mendesak. 5 keterampilan ini yang disebut dengan telur merah. 

Bagian ini lah yang amat sangat menyita banyak pemikiran dan pertimbangan. Berulang kali deeptalk. Berulang kali pula tulis hapus. Sebab menurut saya hampir semua keterampilan penting dan mendesak untuk saya pelajari agar mendukung setiap aktivitas darintelur hijau yang saya pilih. Tetapi saya jadi ingat kalimat yang disampailan Mba Iqiq saat live diskusi "First..think first". Iyap, saya harus benar-benar berpikir mana yang pertama dan sebab dalam bunda cekatan ini kita memiliki keterbatab waktu dalam belajar. 

Daaannn...bismillah..berikut ini adalah 5 telur merah yang saya pilih : 

  • Keterampilan menulis jurnal harian
  • Keterampilan menulis dan mengelola blog
  • Keterampilan komunikasi produktif
  • Keterampilan manajemen emosi
  • Keterampilan membuat lesson plan untuk anak usia dini dan usia Sekolah

Semoga telur merah yang sudah saya pilih ini menjadi bekal bagi saya agar lebih fokus kembali dalam belajar untuk menjadi ibu yang cekatan. Aamiin 🤲🥰

Best Regards

Nur Khayati

IP Semarang

Sabtu, 22 Juni 2024

NHW 2 Tahap Telur - Memilih Telur Hijau

 NHW 2 Tahap Telur - Memilih Telur Hijau



Bismillahirrahmanirrohim...

Nama : Nur Khayati

Nama Regu : Mikoriza Regu 10

Regional : Semarang

Alhamdulillah..sudah memasuki pekan ke 2 kelas bunda cekatan batch 5. Meski dipekan pertama kemarin, jujurly saya sangat terengah-engah dan belum mindfull untuk mengerjakan NHW 1, karena terbentok beberapa target amanah yang harus segera diselesaikan. Daaann...bismillah, mulai pekan ke 2 ini berniat untuk lebih fokus dan midfull kembali. Semoga Allah berikan kemudahan dan kelancaran serta dapat mengambil banyak ilmu, banyak hikmah yang bisa diterapkan dalam menjalani peran saya sebagai seorang istri, seorang ibu, seorang wanita maupun peran dimasyarakat atau komunitas.

Setelah kemarin membaca kembali NHW 1 dan menyimak materi serta diskusi, ternyata ada beberapa aktivitas yang terlewat. Meskipun kemarin saya sudah menuliskan aktivitas selama 5 hari tetapi memang ada beberapa aktivitas yang biasa rutin saya kerjakan secara bulanan baik di awal bulan atau diakhir bulan atau aktivitas yang biasa dikerjakan suami tetapi karena kami LDR maka aktivitas tersebut akhirnya saya kerjakan sendiri.

Baiklah..berikut beberapa aktivitas yang terlewat akan saya tuliskan kembali sesuai kategori peran saya :

1. Sebagai Perempuan

  • Senam
  • Berkebun
  • Memberi makan hewan peliharaan
  • Menyiram tanaman
  • Menulis di blog atau google doc

2. Sebagai Istri

  • Menyiapkan keperluan suami saat berangkat kembali ke jakarta
  • Membuat minumam rimpang saat suami di rumah

3. Sebagai Ibu

  • Membuat lesson plan setiap awal bulan
  • Membuat evaluasi tumbuh kembang anak setiap akhir bulan
  • Membuat DIY mainan bersama anak

4. Peran dimasyarakat atau komunitas

  • Membuat laporan bulanan Pokja 1 RW setiap awal bulan
  • Membuat rencana kegiatan ekstra untuk TPQ setiap awal pekan
  • Menyiapkan keperluan kegiatan ekstra TPQ setiap hari kamis
  • Mengevaluasi laporan keuangan TPQ setiap akhir bulan (laporan dari bendahara)
  • Membuat laporan TPQ untuk LPJ badko (setiap 3 bulan sekali)
  • Menjadi moderator saat pengajian bulanan RW di tiap pekan 1 atau pekan 2 (rutin tiap bulan)
  • Menyiapkan presensi untuk pengajian bulanan RW
  • Membuat undangan pengajian bulanan RW di pekan 1/2
  • Hadir PKK RW di pekan 1/2 (hari sabtu/ahad) untuk laporan Pokja 1 RW
Nah...selanjutnya untuk NHW 2 ini adalah memilih telur hijau. Telur hijau inilah yang akan menjadi kekuatan dalam diri kita. Bagaimana caranya?

Dalam NHW 2 ini kami diberikan tugas untuk menganalisis seluruh aktivitas yang sudah dibuat dalam NHW 1 tersebut, dibagi menjadi 4 kuadran aktivitas yaitu

  1. Kuadaran 1 : aktivitas yang saya suka dan saya bisa
  2. Kuadran 2 : aktivitas yang saya suka tetapi saya tidak bisa
  3. Kuadran 3 : aktivitas yang saya tidak bisa tetapi saya suka
  4. Kuadran 4 : aktiviyas yang saya tidak bisa dan saya tidak suka
Hmmm...entah kenapa, begitu mendengar 4 kuadran aktivitas ini, saya merasa "dejavu". Sepertinya sudah pernah mengerjakan hal yang sama tersebut dikelas IP tetapi saya sendiri lupa saat matrikulasi atau di kelas bunda sayang. Mencoba menilik kembali jurnal-jurnal tetapi karena dulu saya tidak konsisten menggunakan satu platform saat mengerjakan jurnal, kadang di google doc terkadang juga di blog atau sosial media. Pada akhirnya tidak runut ketika akan membaca kembali jurnal atau saat dibutuhkan seperti ini. 

Sebetulnya ada harapan agar empat kuadran yang pernah dikerjakan dulu apakah masih relate dengan kondisi sekarang atau memang sudah bergeser sesuai kondisi saat ini..hahaha 🤣

Baiklah..maka kini saatnya kembali menuliskan kategori 4 kuadran aktivitas saya tersebut dengan bertanya dan deeptalk pada diri saya sendiri. 

Kuadran 1 : Saya Suka dan Saya Bisa
  • Menemani anak bermain
  • Membacakan buku untuk anak-anak
  • Ngobrol bareng bersama suami 
  • Ngobrol bareng anak-anak
  • Jalan-jalan bareng anak dan suami
  • Memasak harian
  • Beberes rumah (mencuci baju, mencuci piring, nyapu, ngepel)
  • Kelas tahsin
  • Murojaah hafalan anak-anak
  • Menyimak ngaji/qiroaty anak-anak
  • Membaca buku
  • Kajian pekanan (kelas tahsin dan halaqoh)
  • Tilawah dan dzikir
  • Memakai skincare
  • Memasak untuk bekal sekolah
  • Membuat mainan bersama anak
  • Menulis
  • Mengajar TPQ
Kuadran 2 : Saya Suka dan Saya Tidak Bisa
Dalam kuadran ini sebetulnya saya suka dengan aktivitas ini tetapi kendala tidak bisa ini lebih kepada waktu yang terbatas dan belum memprioritaskan aktivitas tersebut. Dan ada beberapa kegiatan yang sebelumnya rutin saya lakukan setiap sebulan sekali tetapi setelah ramadhan ini belum dimulai kembali untuk dilakukan.
  • Olahraga/senam
  • Membuat lesson plan untuk si kakak dan adik
  • Mengevaluasi perkembangan anak-anak ditiap akhir bulan
  • Hafalan 
  • Membuat kompos 
  • Membuat dan editing video kegiatan bermain bersama anak-anak
Kuadran 3 : Saya Tidak Suka dan Saya Bisa
Dalam kuadran ini, saya kategorikan kegiatan yang sebetulnya saya tidak suka lebih karena keterbatasan waktu. Tetapi karena sebagian besar aktivitas ini adalah amanah saya di masyarakat atau peran saya dikomunitas maka aktivitas tersebut harus saya tunaikan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap sebuah amanah maka aktivitas tersebut bisa saya kerjakan.
  • Mengerjakan laporan bulanan pokja 1 RW
  • Mengerjakan laporan triwulan TPQ
  • Membuat undangan pengajian bulanan RW
  • Menjadi MC atau moderator di pengajian bulanan RW
  • Rapat TPQ
  • PKK RW
  • Mengevaluasi laporan keuangan TPQ
  • Membuat raport TPQ
  • Menyiram tanaman 
  • Memberi makan hewan peliharaan
  • Berkebun
Kuadran 4 : Saya Tidak Suka dan Saya Tidak Bisa
  • Menyetrika baju
  • Mengobrol basa basi dengan tetangga
  • Menerima tamu dan menemani ngobrol tamu dalam rentang waktu yang lama
  • Rapat on line di WAG
Memilih telur hijau (5 aktivitas yang saya suka dan saya bisa)
  • Ngobrol bareng anak dan suami
Kami adalah keluarga LDM (Long Distance Maried) sejak awal pernikahan. Karena itulah momen ngobrol bareng suami dan anak menjadi waktu yang sangat kami nantikan dan menjadi energi penyemangat yang besar untuk kami. Ngobrol bareng baik secara langsung maupun lewat video call atau cerita melalui pesan whatsapp. Sedangkan ngobrol sama anak-anak juga menjadi prioritas saya bersama mereka. Sebab saya dan suami tidak memfasilitasi gadget untuk anak-anak baik itu tivi maupun hp maka ngobrol menjadi sarana utama saya dan anak-anak untuk saling menautkan hati dan meningkatkan bounding dan justru malahan membuat ketagihan untuk sering ngobrol dan bercanda bareng anak dan suami.
  • Jalan-jalan bareng anak dan suami
Momen ini kurang lebih hampir sama dengan ngobrol bareng. Jalan-jalan bareng suamj dan anak menjadi salah satu energi penyemangat terbesar bagi saya yang menjalani LDM. Ini adalah momen berharga. Meskipun hanya jalan-jalan keliling komplek memakai motor atau sepeda atau bahkan hanya sekedar beli kue didekat rumah. Tetapi tak jarang pulang kami buat momen jalan-jalan bareng ini sebagai project keluarga saat akhir pekan atau long week end atau saat liburan sekolah. Jalan-jalan dengan destinasi wisata untuk atau staycation.
  • Main bersama/membacakan buku anak-anak 
Main bareng anak atau membacakan buku ini bagi saya adalah satu paket yang tak terpisahkan dalam keseharian saya bersama anak-anak. Sesuatu yang memang harus saya tunaikan bersama mereka. Dan ketika tidak saya lakukan maka biasanya dengan ontomatis mereka akan meminta waktu saya dalam hari tersebut untuk main bareng atau baca buku bareng. Jadi, meskipun dengan serentetan kepadatan aktivitas saya karena anak-anak akan meminta maka ini justru membuat saya merasa sangat dibutuhkan oleh mereka dan saya sendiri menjadi merasa berharga untuk mereka. 
  • Menulis
Menulis disini yang saya maksudkan bukan menulis sesuatu yang "wah" untuk bisa di publish atau dibaca oleh khalayak umum. Bagi saya menulis adalah sarana saya untuk merilis kepenatan atau mengurai kepenatan pikiran dalam isi kepala saya. Maka tak jarang isi tulisan saya lebih berkaitan dengan isi hati saya atau rentetan kekesalan dalam hati atau sekedar deretan aktivitas saya dalam hari itu. Biasanya saya tuliskan di google doc sehingga tulisan saya tidak untuk di akses orang lain tetapi hanya untuk konsumsi pribadi. Seperti misalnya jurnal syukur dsb. Dengan menulis seperti ini bagi saya yang introvert sangat membantu untuk menyalurkan energi energi negatif dalam diri saya dan mengubahnya menjadi energi positif.
  • Memasak
Sebetulnya saya bukan yang mahir memasak menu tertentu misal baking atau yang lain. Tetapi memasak untuk hidangan keluarga apalagi untuk anak dan suami bagi saya ini menjadi sesuatu yang istime dan menumbuhkan semangat baru bagi saya. Sebab apa yang saya sajikan berasal dari tangan saya sendiri. Apalagi ketika menyiapkan bekal sekolah, menjadi sarana tersendiri bagi saya untuk berkreasi.  
 
Bismillah..semoga 5 aktivitas yang saya pilih ini menjadi telur hijau yang kelak akan menetas dengan baik. Semoga Allah ridhoi dan memberikam kemudahan..aamiin ya Rabb 🤲

Best Regards
Nur Khayati
IP Semarang


Minggu, 16 Juni 2024

NHW1 Tahap Telur - Memilih Daun

 NHW 1 Tahap Telur - Memilih Daun

Nama : Nur Khayati

NIM : 4422440148

Nama Regu : Mikoriza Regu 10

Regional : Semarang

1. Tuliskan semua Aktivitasmu dari bangun tidur hingga tidur lagi minimal selama dua hari

 Hari 1, Rabu, 12 Juni 2024
03.00 bangun, wudhu, shalat malam
03.30 masak untuk sarapan
04.25 bangunin si sulung untuk shalat subuh di masjid
04.30 wudhu, shalat subuh, tilawah
04.55 bangunin si bungsu
05.00 nyimak murojaah anak-anak dan menyimak bacaan qiroati anak-anak
05.30 baca buku, tulis ibrah
05.45 mandiin si bungsu
06.00 siapin sarapan
06.10 sarapan bareng anak-anak
06.30 siapin bekal sekah si sulung
06.45 mandi, pakai skincare
07.00 bersiap anter sekolah
07.10 antar sekolah
07.20 pulang anter sekolah, beberes rumah, nyapu, masukin baju ke mesin cuci
07.40 siapin hafalan untuk kelas tahsin
07.55 berangkat kelas tahsin
08.00 kelas tahsin
10.00 pulang kelas tahsin lanjut jemput sekolah
10.15 ambil pesanan mangkok
11.00 pulang ke rumah
11.10 jemur baju
11.30 siapin makan siang
12.00 shalat dzuhur
12.15 makan siang bareng anak-anak
12.45 cuci piring 

13.00 rapat on line panitia JCC IP semarang via wag dan lanjut kontak pengelola hutan tinjomoyo

13.15 bacain buku dan nemenin si bungsu tidur siang dan ikut tidur siang

14.30 bangun dan nge-gambar untuk tugas sekolah si sulung
15.15 shalat ashar
15.30 mandiin si bungsu
16.00 berangkat kajian pekanan
16.15 kajian pekanan
17.45 selesai kajian pekanan dan pulang lalu mampir tempat fotocopy
18.00 sampai rumah dan shalat maghrib
18.15 makan malam bersama anak-anak
18.45 shalat isya
19.00 mendampingi dan membantu si sulung mengerjakan tugas sekolah (mewarnai untuk kenang-kenangan bu guru)
22.00 pindahin si bungsu ke kamarnya karena dia ketiduram dikamar saya
22.05 cuci muka, pakai skincare
22.15 chat wa suami, saling bertukar kabar hari ini
22.45 tidur

Hari 2, Kamis, 13 Juni 2024
02.30 bangun, wudhu, shalat tahajud
03.00 buatin bekal untuk si kak, masak untuk sahur, masak untuk sarapan anak2
04.00 sahur
04.25 bangunin si kakak shalat subuh di masjid
04.30 cuci piring, beresin dapur
04.45 wudhu, shalat subuh, tilawah
05.00 bantuin si kakak nyelesein tugas sekolah
06.00 siapin sarapan
06.30 sarapan bareng anak-anak, siapin bekal
07.00 mandi, pakai skincare
07.15 hitung uang kencleng i faq si sulumg yg mau di bawa ke sekolah
07.20 antar sekolah si sulung
07.30 pulang antar sekolah, beneres rumah, nyapu
08.30 nemenin si bungsu belajar naik sepeda keliling komplek
09.00 ambil sertifikat syahadah di rumah tetangga
09.15 ada tetangga ke rumah nawarin jualan, ngobrol sebentar
09.30 edit rapot TPQ
10.00 jemput sekolah si sulung
10.15 sampai rumah
10.15 lanjut edit rapot TPQ, Print Rapot TPQ
11.30 siapin makan siang anak-anak
12.00 shalat dzuhur
12.15 makan siang bareng anak-anak
12.45 main bareng anak-anak dan bacain buku
13.00 scroll sosmed, balesin chat wa
13.30 tidur siang bareng anak-anak
14.45 racik2 untuk masak buka puasa
15.00 shalat ashar
15.15 siapin berkas sertifikat syahadah guru TPQ
15.30 mandiin si bungsu
15.45 mandi, siap-siap ke masjid ngajar TPQ
16.00 Ngajar TPQ di masjid
17.00 Rapat pengurus TPQ untuk persiapan pembagian rapot, bagikan sertifikat syahadah
17.30 siapin buka puasa
17.45 buka puasa
18.00 shalat maghrib
18.15 makan malam bersama anak2
18.45 shalat isya
19.00 beli kertas kado untuk tugas sekolah si sulung
19.15 nemenin si sulung ngerjain tugas sekolah (bungkus kado untuk perpisahan kelas)
19.45 bacain buku anak-anak dan ketiduran
20.00 menyambut suami pulang dari luar kota lalu menyiapkan keperluan makan malam suami
21.00 nemenin tidur si bungsu
21.10 cuci muka, pakai skincare
21.30 pillow talk, tidur 

Hari 3, Jumat, 14 Juni 2024
21.15 pillow talk sama suami, tidur
21.10 cuci muka, skincare
21.00 nemenin si bungsu tidur
20.15 bacain buku anak-anak, main bareng dan ngobrop bareng suami dan anak2
20.00 shalat isya
19.30 makan malam bareng suami dan anak-anak, suapin si sulung
19.15 siapin makan malam
18.30 keluar bareng suami beli buah dan beli lauk untuk makan malam
18.00 shalat maghrib, tilawah
17.30 bangunin si bungsu, mandiin si bungsu
17.00 pulang dari ngajar TPQ, scroll sosmed, balesin chat wa
15.30 Ngajar TPQ, pembagiam rapot TPQ
15.25 gorengin telur untuk suami, siap2 ke masjid
15.10 shalat ashar
14.30 nemenin si bungsu tidur siang dan ikut ketiduran
14.00 bacain buku anak-anak, main sama anak2
13.45 nonton bareng anak2
13.30 cuci piring, beresin meja makan
13.00 makan siang bareng anak-anak, suapi si bungsu
12.00 siapin makan siang
11.15 ttd rapot TPQ, kasih stempel rapot dan print rapot yang kurang
11.00 ke tukang sayur bayar belanjaan
10.30 mandi, pakai skincare
10.00 nyapu, ngepel
09.45 beberes rumah
08.00 lipetin baju, setrika baju, rapihin baju di lemari
07.45 jemur baju
07.30 baca dan balesin chat wa
07.00 siapin bekal si sulung
07.15 pilah-pilah baju masukin mesin cuci
07.00 cuci piring, beresin dapur
06.30 makan bareng anak dan suami, suapi si sulung
06.15 siapin makan pagi
05.45 bikin kue bolu pandan untuk kudapan berbagi di kelas si sulung
05.30 baca buku dan tulis ibrah
04.55 shalat subuh, tilawah, simak murojaah hafalan anak-anak
04.15 masak untuk sarapan
04.00 bangun, cuci muka

Hari 4, Sabtu 15 Juni 2024
02.30 bangun, wudhu, shalat tahajud
03.00 masak untuk sahur (puasa tarwiyah)
03.55 bangunin suami dan si sulung untuk sahur
04.00 sahur bareng suami dan anak
04.30 cuci piring dan beresin dapur
04.45 mandi, pakai skincare
05.00 shalat subuh, tilawah
05.20 baca buku, nulis ibrah
05.30 Jalan-jalan naik motor sama suami dan anak sambil ngobrol bareng
07.00 beli bunga dideket komplek rumah
07.25 perjalanan pulang
07.35 suapin si bungsu
08.00 belanja di tukang sayur bareng anak-anak
08.15 beresin belanjaan
08.20 balesin chat WA
08.30 lipetin baju
09.00 chat wa  reminder pembicara pengajian kelurahan, booking perawatan melalui web
09.10 scroll sosmed
09.15 masak bacem ayam untuk buka puasa
09.25 shalat dhuha
09.30 nyimak kembali materi buncek: tahap telur
11.00 tidur siang
12.00 suapin si bungsu
12.30 shalat dzuhur
12.45 ngobrol sama si sulung, mengkondisikan si sulung yanh mulai tidak kondusif mnta buka puasa lebih awal
13.00 racik-racik masak untuk takjil dan buka puasa
14.30 bacain buku dan nidurin si bungsu
14.45 mandi, tilawah
15.05 shalat ashar
15.15 berangkat pengajian kelurahan (jadi PJ tilawah dan membantu tim konsumsi)
15.45 pengajian di kelurahan
16.55 pulang
17.00 ngobrol sebntar sma anak2 krn si bungsu nangia ditinggal ke kelurahan
17.10 masak untuk siapin buka puasa
17.30 siapin buka dan buka puasa bersama (makan takjil)
18.00 shalat maghrib
18.15 makan malam bersama
18.45 bukain dan bacain wa, balesin chat wa
19.05 suami dan si sulung pulang dari masjid
19.10 main ular tangga bareng anak-anak dan suami
19.30 shalat isya
19.45 ke masjid membantu panitia idul adha siapin mangkok dan rapat panitia konsumsi
21.00 pulang
21.05 ngobrol bareng dan main bareng anak2 dan suami
21.30 nidurin si bungsu
21.40 cuci muka, pakai skincare dan bersiap tidur
22.00 pillow talk bareng suami dan tidur

Hari 5, Minggu, 16 Juni 2024
02.30 bangun, wudhu, shalat tahajud
03.00 masam untuk sahur (puasa arafah)
03.55 bangunin sahur suami dan si sulunh
04.00 sahur bareng suami dan si sulung
04.30 wa tukang sayur, pesen sayuran
04.35 cuci piring, beresin dapur
04.45 pilah baju untuk di cuci masukin mesin cuci
04.55 mandi, pakai skincare
05.10 shalat subuh, tilawah
05.30 baca buku, nulis ibrah
05.45 nyari berkas PBB untuk bayar bajak, ngobrol bareng suami
06.00 jemur baju
06.30 beresin rumah, nyapu dalam rumah
06.45 ke pasar beli sapu lidi
07.10 ambil pesenan sayuran di tukang sayur
07.30 suapin si bungsu
08.00 bareng suami beresin taman, nyapu taman dan buang sampah
08.20 beresin belanjaan sayuran (food prep), masukin kulkas
08.30 nyicil ngerjain NHW
08.45 jalan-jalan bareng suami dan anak2 keliling komplek sambil ngobrol
09.00 nemenin si bungsu belajar sepeda
09.30 siap-siap berangkat perawatan
10.00 perawatan di klinik (Facial dan peeling)
11.00 perjalanan pulang perawatan
11.15 istirahat sambil lihat ig
11.45 nyicil NHW
12.25 jemput si bungsu yang lagi main dimasjid

12.30 suapin makan siang si bungsu

13.00 shalat dzuhur

13.15 lanjut ngerjain NHW

13.45 nidurin si bungsu dan ikut tidur siang

14.45 bangun tidur, lanjut cuci piring

15.00 masak buat buka puasa

16.10 mandiin si bungsu

16.20 mandi, shalat

16.35 edit NHW di blog

17.10 siapin takjil buka puasa

17.30 buka puasa

18.00 shalat maghrib

18.15 bersama pengurus TPQ packing snack untuk takbir keliling

19.15 pulang, shalat isya

19.30 ikut takbir keliling 

21.30 pulang ke rumah

21.40 ganti baju, cuci muka dan pakai skincate

21.45 lanjut edit NHW di blog dan posting NHW

22.00 nidurin si bungsu

22.15 pillow talk dan lanjut tidur


2. Kategorikan Aktivitas tersebut

1. Peran sebagai Istri

  •  Ngobrol bareng suami, pillow talk
  • Saling berkabar dan bertukar cerita meski hanya lewat wa atau vcall karena kami LDR sebagai bentuk saling support
  • menyiapkan keperluan suami
  • makan bersama saat suami di rumah
  • Pillow talk
  • Sahur bersama
  • Jalan-jalan bareng
  • Siapin sahur dan buka puasa
  • Bangunin ketika subuh

2. Peran sebagai Ibu

  • memasak
  • Beberes rumah
  • nyuci baju
  • setrika baju
  • buatin dan siapin bekal sekolah
  • Nemenin main
  • nemenin belajar atau membuat tugas sekolah
  • Bacain buku
  • antar dan jemput sekolah
  • ngobrol bareng anak-anak

3. Peran sebagai wanita

  • Baca buku (buku yang sedang dibaca saat ini berjudul "Make Peace With Your Self" yang ditulis oleh Abu Basam Omar Mita)
  • Nulis ibrah dari buku yang dibaca
  • ikut kelas tahsin
  • mempersiapkan setoran hafalan untuk kelas tahsin
  • Shalat tepat waktu
  • Tilawah
  • pakai skincare
  • perawatan di klinik
  • scroll sosmed

4. Peran sebagai masyarakat

  • Ngajar TPQ
  • Ikut pengajian dikelurahan sebagai panitia karena saya sebagai ketua pokja 1 RW
  • Membuat rapot TPQ
  • Rapat pengurus TPQ
  • Rapat panitia qurban
  • Nyiapin.snack takbir keliling

5. Peran sebagai komunitas

  • kajian pekanan
  • Rapat koordinasi panitia JCC IP semarang

Jumat, 14 Juli 2023

Bunda Sayang : Zona 5 Day 3

 Zona 5 Bunda Sayang Batch 8 "Semua Anak Adalah Bintang"
Jurnal Hari Ke 2
Jumat, 14 Juli 2023
Oleh Nur Khayati IP Semarang


Aktivitas Hari Ini Bersama Anak

Kegiatan yang saya rencanakan untuk Mas dan adik hari ini adalah berenang. Walaupun sebenarnya berenang ini menjadi salah kegiatan rutin pekanan anak-anak. Yup, karena sudah dua bulan ini adik dan Mas ikut les renang. Bulan pertama, keduanya masih ikut kelas reguler. Namun, ternyata si Mas "ketagihan", dia merasa durasi les renang ketika kelas reguler kurang lama. Sehingga akhirnya di bulan kedua kemarin kami putuskan untuk mengikutkan adik dan mas dalam kelas privat agar lebih intensive.


Dan..diluar rencana..selain berenang, tadi pagi ba'da shalat subuh tetiba si Mas mengajak untuk sepedaan. Oke baiklah..hari ini ada tiga kegiatan sekaligus untuk mengobservasi bakat anak-anak yaitu bersepeda, nature walk ke sawah dan berenang.


Respon Anak Saat Kegiatan Hari ini

Baiklah saya mulai terlebih dahulu dengan kegiatan di pagi hari tadi. Diawali dengan sepedaan. Rute sepedaan kali ini berbeda dengan biasanya. Mengambil jalur dan tujuan yang baru untuk si Mas dan adik. Dan cukup dadakan tanpa rencana juga sebetulnya seperti tahu bulat…hahaha 😆


Pagi ini, jalur sepedaan yang saya ambil keluar komplek mengambil jalur jalan raya utama. Walaupun tujuan kami tidak begitu jauh dari rumah kami. Tetapi mengharuskan kami melewati jalan raya utama dan menyeberangi dusun sebelah komplek rumah kami. Tentu agak sedikit menantang bagi si Mas dan adik yang jarang melewati jalan ini. 


Tujuan kami pagi ini melihat sungai dan sawah. Sehingga sesampainya ditempat tujuan, kami lanjutkan dengan nature walk. 


Sudah tidak perlu ditanya lagi..adik dan Mas sangat enjoy menikmati sepedaan pagi ini.  Jalur dan tujuan baru membuat adik dan Mas sangat antusias. 


Namun, saat saya ajak si adik untuk menyeberang jembatan diatas sungai menuju sawah ternyata adik cukup ketakutan. Beberapa kali dia teriak khawatir jatuh. Bahkan ketika kembali untuk pulang melewati jembatan masih ada rasa takut, tetapi cukup membaik setelah si Mas mengajak si adik bernyanyi saat melewati jembatan. Sedangkan si Mas, sudah tidak diragukan lagi, karena alam baik sungai dan sawah menjadi tempat belajar selama di sekolah alam tentu ia sangat enjoy dan menikmati kegiatan hari ini.


Lalu berlanjut , saya ajak adik dan  Mas melewati jalanan berlumpur dan tanah liat basah untuk menuju ke tengah sawah melihat aktivitas petani yang sedang mengambil bibit padi. Nah, ini pun ada hal yang menarik yang saya amati di sini. 


Ternyata diawal saat saya ajak si adik melewati jalanan lumpur dan tanah liat, dia ketakutan. Dia khawatir kepleset dan jatuh ke sawah. Bahkan ia sempat minta pulang dan tidak mau melanjutkan perjalanan. Lalu saya bantu si adik untuk bisa melewati jalanan berlumpur kemudian saya yakinkan ke si adik, tidak apa-apa..adik hanya butuh untuk pelan-pelan saat saya jalan. Akhirnya dia mau melanjutkan perjalanan menuju ke tengah sawah.


Berbeda dengan si Mas, sekali lagi sawah memang salah media dan tempat belajar siMas di sekolah. Justru disini dia sangat enjoy. Dia bisa asyik main lumpur dan air ditengah sawah. Sedangkan adik, dia butuh adaptasi dengan lingkungan baru. Meskipun tidak butuh waktu lama. Setelah saya kenalkan, saya jelaskan dan saya ceritakan banyak hal tentang sawah, si adik mulai menikmati untuk bermain di sawah. Mengambil ranting, daun, bunga  dsb ia lakukan sendiri setelah ia merasa nyaman. 


Dari sini, saya dapat mengenali salah satu sifat unik si adik yaitu dia cukup mudah untuk menyesuaikan dengan tempat yang baru. Meski perlu saya jelaskan dan ceritakan terlebih dahulu tentang kondisi tempatnua barulah dia merasa enjoy dan nyaman tetapi tidak butuh waktu lama kok. Terlihat saat saya ajak pulang, adik sudaj mau jalan sendiri di atas lumpur tanpa bantuan saya.


Bahkan ketika saya ajak mainan tradisional adik sudah sangat menimmati suasana sawah dan isinya. Sedangkan si Mas masih sangat asyik dan enjoy menikmati lumpur dan air. 


Selain sifat unik yang cukup adaptif, saya melihat si adik juga pembelajar yang baik. Meski awalnya, dia ada rasa khawatir dan takut tetapi ia tetap mau mencoba hal baru baginya. MasyaAllah…


Sedangkan si Mas, saya melihat ketertarikannya pada eksplorasi alam masih tinggi. MasyaAllah…


Bakat Yang terlihat

Si Mas :

Enjoy : 🌟🌟🌟🌟🌟

Easy : 🌟🌟🌟🌟


Si Adik :

Enjoy : 🌟🌟🌟🌟🌟

Easy : 🌟🌟



Dokumentasi













#tantanganzona5

#semuaanakadalahbintang

#harike3

#bundasayang8

#institutibuprofesional

#ibuprofesionaluntukindonesia

#bersinergijadiinspirasi

#ip4id2023




Kamis, 13 Juli 2023

Bunda Sayang : Zona 5 Day 2

 Zona 5 Bunda Sayang Batch 8 "Semua Anak Adalah Bintang"
Jurnal Hari Ke 2
Kamis, 13 Juli 2023
Oleh Nur Khayati IP Semarang


Aktivitas Hari Ini Bersama Anak

Alhamdulillah, kegiatan hari ini bersama si Mas dan adik adalah bersepeda. Awalnya saya rencanakan untuk bersepeda sampai di ujung komplek, dekat dengan jalan raya besar sembari mengamati perilaku para pengendara dijalan raya. Tetapi ternyata si adik minta untuk beli kue serabi. Letaknya cukup jauh dari rumah sebetulnya. Akhirnya, rencana berubah haluan 😆 Bersepeda hingga pasar dan sambil belajar adab berkendara dijalan raya. Sekali kegiatan ternyata ada banyak wawasan yang kami dapatkan, anak-anak belajar adab berkendara di jalan raya, mengamati pasar dan sampai dirumah saya minta si Mas dan adik untuk drawing experience kegiatan bersepeda tadi pagi. MasyaAllah…tabarakallah 🥰


Respon Anak Saat Kegiatan Hari ini

Bersepeda bersama seperti ini sebetulnya bukan kegiatan baru yang kami lakukan. Sudah sering kali kami lakukan bersama. Biasanya kami lakukan tiap akhir pekan. Nah, mumpung si Mas masih libur sekolah dan waktu liburan sekolah juga sudah mau usai, maka kita ini menjadi salah satu agenda liburan yang murah tetapi banyak sekali manfaatnya InsyaAllah. 


Meskipun kegiatan ini sudah berulang kali kami lakukan tetapi si Mas dan adik tetap enjoy. Bahkan tanpa saya yang mengajak justru mereka yang meminta. Rute jalan yang biasa saya ambil adalah "jalan tikus" atau jalan-jalan di gang perumahan. Jalanan yang cenderung sepi karena jarang kendaraan besar lewat. Sebetulnya mau ambil aman saja biar si Mas terbiasa lebih dahulu dengan jalanan di luar komplek perumahan kami. 


Namun, tadi pagi karena saya berubah haluan rencana. Saya coba jalur baru yaitu jalan raya utama baik saat mulai di tengah perjalanan. Saya pikir ini adalah waktunya si Mas untuk mencoba bersepeda di jalan raya dan belajar adab berkendara di jalan raya. Apalagi untuk si adik, meski dia hanya membonceng tetapi saya bisa mengajaknya berdiskusi tentang adab berkendara.


Jika melewati "jalan tikus" pemegang kendali atau pemimpin perjalanan tentu sudah bisa dipercayakan pada si Mas. Tetapi saat memasuki jalan raya utama, si Mas masih belum percaya diri. Dia masih ada rasa takut akhirnya pemimpin perjalanan saat masuk jalan raya tentu oleh saya. 


Awalnya saya ragu, saya pikir si Mas akan kagok dan saya akan banyak memberikan instruksi saat dalam perjalanan. Dan ternyata si Mas sangat menikmati dan cukup menguasai medan. Hanya cukup daya ingat kan di awal "Mas, ambil jalan sebelah kiri terus yah..jangan terlalu ke tengah. Ikuti Umi yah". MasyaAllah..ternyata si Mas tidak banyak mengalami kesulitan. Hanya saat menyeberang jalan saja yang perlu pengawasan ekstra. Sebab, tadi pagi saat kita bersepeda masih di jam-jam sibuk orang di jalan raya mengejar jam waktu kerja.  Iya..sifat unik si kakak disini yang muncul adalah pembelajar yang baik dan taat pada instruksi.


Adik..ternyata cukup saya pancing dengan menunjuk salah satu pengguna jalan raya yang kurang berhati-hati ternyata si adik sudah bisa menganalisa sebab akibat dari kejadian tersebut. MasyaAllah..


Lagi..sifat unik si adik yang muncul hari ini yaitu keras kepala. Di tengah jalan, saat kami sudah melewati warung kue serabi ternyata masih tutup lalu kami lanjutkan menuju pasar yang lebih kecil, kami berharap ada penjual serabi di sana tetapi tidak ada juga. Lalu si adik bersikukuh pada pendiriannya untuk kembali ke warung serabi pertama tadi. Itu artinya kami harus putar balik dengan jarak yang cukup jauh. Si adik dengan argumennya menguatkan ketetapan pada keinginannya. MasyaAllah…


Sesampainya di pasar..saya mengajak keduanya untuk beli baju sekolah. Saya sengaja ingin memperlihatkan kepada si Mas dan adik bagaimana proses transaksi jual beli di pasar dan juga proses tawar menawar. Meski saat proses ini, keduanya belum nampak paham. Yang mereka pahami, kita mau beli baju sekolah 😆


Saya ajak mereka masuk kedalam pasar. Menyusuri setiap penjual mulai dari penjual sembako, sayur, ayam, ikan dll. Sampai di dalam pasar ternyata si adik merasa tidak nyaman. 


"Umi, ayo pulang..disini bau umi"


hahaha..si anak pandemi ini memang kurang familiar dengan pasar. Ia lahir disaat pandemi dimana gerak kita sangat terbatas. Sehingga pengalaman pergi ke pasar tradisional ini bisa dihitung jari untuknya. Beda dengan si Mas yang sudah sering saya ajak ke pasar tradisional.


Sesampainya dirumah, setelah anak-anak mandi dan snack time. Saya minta si Mas dan adik untuk menggambar pengalaman yang mereka dapatkan selama bersepeda dan pergi kepasar tadi. Si Mas dan adik sangat menikmati saat menggambar, meski untuk adik ini bukan hal yang mudah. Si adik baru mampu menggambarkan dengan coretan-coretan saja tetapi ia mampu menceritakan kembali pengalaman apa yang ia dapat dan ia lihat selama kegiatan tadi pagi. Berbeda dengan si Mas, ia sudah lebih detail menggambar semua yang ia lihat dan pengalaman apa yang ia dapat. MasyaAllah ❤️🤗


Bakat Yang terlihat

Si Mas :

Enjoy : 🌟🌟🌟🌟🌟

Easy : 🌟🌟🌟🌟

Excellent : 🌟


Si Adik :

Enjoy : 🌟🌟🌟🌟🌟

Easy : 🌟🌟🌟

Excellent : 🌟


Dokumentasi













#tantanganzona5

#semuaanakadalahbintang

#harike2

#bundasayang8

#institutibuprofesional

#ibuprofesionaluntukindonesia

#bersinergijadiinspirasi

#ip4id2023



Rabu, 12 Juli 2023

Bunda Sayang : Zona 5 Day 1

 Zona 5 Bunda Sayang Batch 8 "Semua Anak Adalah Bintang"
Jurnal Hari Ke 1
Rabu, 12 Juli 2023
Oleh Nur Khayati IP Semarang


MasyaAllah, tak terasa sudah memasuki zona 5 dikelas bunda saya batch 8 ini. Meskipun kemarin sempat kecewa karena di zona 4 "Melatih Kemandirian Anak" saya hanya mendapat badge YE. Target untuk dapat mengikuti kelas advance tentu sudah pupus. Tetapi ini juga karena keteledoran saya yang terlupa submit jurnal hari ke empat sewaktu masih di luar kota. Baiklah, saya tak boleh berlarut terlalu lama dalam penyesalan dan kekecewaan di zona 4. Saatnya untuk move on dan bersemangat menyambut zona 5. Bersemangat belajar dan bertumbuh bersama anak-anak juga suami.


Zona 5 dengan tema yang cukup "amaze" bagi saya. Antara deg-degan takut salah melangkah dan juga sedikit bingung. Bingung karena kedua anak saya usia ya masih dibawah 7 tahun dimana usia ini tentu masih sangat sensitif untuk menjustifikasi bakat anak. Meskipun bakat itu sendiri sudah diberikan oleh Allah sejak lahir. Tetapi di usia yang masih tumbuh kbang sangat pesat tentu bisa saja berubah dan khawatir saya terlalu optimis terlalu dini meyakini bakat mereka.


Namun, di QnA semalam bersama Mbak Rima, saya cukup tercerahkan.  Cukup tuliskan sifat unik anak saat kita berkegiatan atau bermain bersama anak. Sifat unik inilah yang akan menjadi pijakan atau pegangan pertama kita untuk terus melakukan observasi dan mendampingi serta memberikan aktivasi stimulasi yang kaya wawasan, kaya kegiatan dan dan kaya gagasan yang disesuaikan dengan usia mereka. Kelak tulisan jurnal ini yang akan menjadi rekam jejak dalam menemukan dan mendampingi bakat anak-anak. 


Mengawali tugas jurnal hari pertama di zona 5 yaitu membuat rencana kegiatan atau rencana bermain bersama anak dalam rangka mengamati dan mengobservasi bakat anak selama 14 hari kedepan. Dalam jurnal nanti yang lebih banyak saya tuliskan mungkin untuk si adik. Tetapi tidak menutup kemungkinan juga tentang si kakak. Karena observasi untuk bakat si kakak juga tetap saya lakukan. Akan tetapi rencana kegiatan disini lebih banyak untuk si adik. Agar saya tidak bingung..hahaha 😆


Nama  : Yashfi dan Yazid

Usia Partner : 3 tahun dan 6 tahun


Rencana kegiatan/bermain yaitu

  1. Rabu, 12 Juli : Nature walk

  2. Kamis, 13 Juli : Bersepeda

  3. Jumat, 14 Juli : Berenang

  4. Sabtu, 15 Juli : Read Aloud dan berkegiatan di play field

  5. Ahad, 16 Juli : Mengompos

  6. Senin, 17 Juli : Role Play "Barber Shop"

  7. Selasa, 18 Juli : Memasak Bareng Ummi

  8. Rabu, 19 Juli : Field Trip (ke stasiun) atau ke Halte BRT dan naik BRT Semarang

  9. Kamis, 20 Juli : Mencari dan mengumpulkan daun dengan berbagai bentuk di sekitar rumah (lalu sortir dan match)

  10. Jumat, 21 Juli : Mencari dan mengumpulkan daun kering dan daun hijau (dilanjut membuat kolase daun)

  11. Sabtu, 22 Juli : Role Play "Be Fireman"

  12. Ahad, 23 Juli : Read Aloud

  13. Senin, 24 Juli : Mencari dan mengumpulkan batu di sekitar rumah (lanjut menghitung batu dan tracing line memakai batu)

  14. Selasa, 25 Juli : Role play "Menjemur Baju"


Aktivitas Hari Ini Bersama Anak

Alhamdulillah, kegiatan hari ini bersama si Mas dan adik tadi pagi yaitu nature walk. Jalan-jalan keliling kompleks dan mengamati alam dari alam sekitar. Mengamati daun jatuh, bunga jatuh, melihat sungai, merasakan hangatnya matahari pagi, mengamati burung, eksplorasi tanaman putri malu. Bahkan bonusnya kami bisa bermain perosotan dan jungkat jungkit yang masih basah di yaman komplek 😍 Dan saat perjalanan pulang, alhamdulillah kami beruntung bisa melihat petani yang sedang menanam padi lalu terjadilah diskusi panjang tentang proses terjadi nasi dan profesi seorang petani.

Iya, Alhamdulillah, komplek perumahan kami masih banyak tanaman, bunga bahkan taman toga pun cukup lengkap. Mengobrol sepanjang jalan bersama anak-anak sembari mengenal berbagai macam jenis tanaman, menghitung bunga jatuh, memetik buah di pinggir jalan yang InsyaAllah halal karena memang itu peruntukannya untuk warga. Tidak hanya sekedar mengenalkan jenis dan nama tetapi juga terjadi dialog iman tentang siapa pencipta segala macam yang kita lihat tadi pagi.


Respon Anak Saat Kegiatan Hari Ini

Tadi pagi sebelum berangkat sebetulnya terjadi negosiasi yang cukup alot dengan si adik. Awalnya kita sepakat mau jalan kaki. Eh…ketika mau berangkat tetapi adik minta naik sepeda. Dan lagi-lagi..yang membuat saya terkejut..si adik selalu saja bisa mengutarakan argumentasi yang diluar ekspektasi. 


👶 : "Umi, tidak apa kita naik sepeda. kalau nanti gerbangnya masih ditutup kita berhenti. Sepeda ditaruh situ aja. Nanti kita bisa masuk loh.."


MasyaAllah..inilah sifat unik si adik "biasa mengutarakan argumen sebab akibat yang penuh logika orang dewasa meski usianya baru 3 tahun". Lalu sifat keras kepalanya atau orang lain sering menyebutnya "ngeyelan". Iya, dia akan mengeluarkan banyak argumen demi mempertahankan pendapat atau keinginannya. Dan sebetulnya sudah nampak ketika. si adik sudah lancar berbicara dan ceriwis di usia yang belum genap dua tahun dulu. Meskipun, orang lain bilang ini adalah sifat negatif karena mereka menyebutnya dengan ngeyelan tetapi saya melihat dari segi positifnya jika si adik sudah mulai muncul bakat leaderhipnya. 


Nah, sedangkan si Mas, dengan nature walk saya melihat juga jiwa kritisnya. Saat kami mengamati sungai tetiba dia bertanya

"Umi, ini sungainya dalam gak?"


Lalu ketika saya jawab tidak..dia mulai muncul pertanyaan lagi dengan  kata "mengapa dan bagaimana". Sehingga terjadi diskusi cukup panjang tentang sungai dangkal dan sungai yang dalam. Juga sungai jernih dan keruh. MasyaAllah…


Lalu, pengalaman baru yang mereka dapatkan hari adalah mengamati dan mengeksplorasi tanaman putri malu. Membuat anak-anak berbinar dan ingin coba berulang menyentuh tanaman putri malu. Kembali lagi, terjadi diskusi yang panjang. 


Dan sungguh beruntungnya kami, saat perjalanan pulang kami melewati sawah. Iya, sawah ini memang terletak mepet dengan komplek perumahan kami dan sebetulnya cuma dua petak saja sawahnya. Kami melihat bapak dan ibu petani dari kejauhan yang sedang menanam bibit padi. Terjadilah diskusi kembali tentang profesi petani dan proses dari benih padi hingga menjadi nasi. Yang unik, si Mas bisa menganalogikan dengan profesi uthi dan kakungnya juga. Dan tetiba adik terceloteh "aku mau loh umi jadi petani"

hehe..MasyaAllah 😍


Saat kami perjalan pulang, matahari memang sudah mulai nampak banyak. sinarnya memang cukup menyilaukan dan mulai berasa hangat. Tetiba, adik bilang "Umi, adik panas nih kena matahari". Dan ternyata si Mas bisa menyahut "Matahari pagi itu sehat loh dek..gak panas banget kok"..MasyaAllah…


Iya, kurang lebih 60 menit kami nature walk di sekitar komplek. Tetapi banyak hal yang bisa saya amati terkait sifat unik anak-anak. MasyaAllah..


Bakat Yang terlihat

Enjoy : 🌟🌟🌟🌟🌟

Easy : 🌟🌟🌟🌟

Excelellent : 🌟🌟🌟

Earn : 🌟🌟


Dokumentasi












#tantanganzona5

#semuaanakadalahbintang

#harike1

#bundasayang8

#institutibuprofesional

#ibuprofesionaluntukindonesia

#bersinergijadiinspirasi

#ip4id2023



Tahap Kupu - Kupu : Pekan 7

Tahap Kupu - Kupu : Pekan 7 Bismillahirrohmanirrohim... Nama : Nur Khayati Regu   : 10 Mikoriza Regional : Semarang Alhamdulillah bini'm...